80% Tiket Dibeli Secara Online, KCIC Dorong Penggunaan E-Ticket untuk Perjalanan Lebih Praktis dan Ramah Lingkungan

Berdasarkan data penjualan tiket di tahun 2025, sebanyak lebih dari 80% tiket Whoosh dibeli melalui kanal digital, dengan sekitar 70% di antaranya dilakukan melalui aplikasi mobile. Dengan transaksi online, perjalanan yang lebih mudah, cepat, dan ramah lingkungan karena tidak lagi memerlukan pencetakan tiket.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, Saat ini, hanya 20% tiket yang masih dibeli melalui loket, sementara selebihnya dilakukan melalui kanal digital seperti aplikasi mobile dan website. Dengan peningkatan jumlah penumpang selama libur Lebaran, penggunaan e-ticket menjadi solusi untuk menghindari antrean panjang di loket dan mempercepat akses ke peron.

“Transaksi secara online akan memberikan kemudahan kepada para penumpang saat akan menggunakan Whoosh. Penumpang dapat membeli tiket kapan saja dan dari mana saja,meminimalisirr risiko kehilangan tiket fisik, alternatif pembayaran yang beragam, dan kepastian mendapatkan tempat duduk sebelum tiba di stasiun,” ujar Eva.

KCIC mengajak masyarakat untuk beralih ke e-ticket dan memanfaatkan pembelian online agar perjalanan semakin lancar dan nyaman, terutama selama periode Angkutan Lebaran. Dengan membeli tiket Whoosh secara online, penumpang akan mendapatkan e-ticket yang masuk ke aplikasi atau email terdaftar. Penumpang tidak perlu mencetak tiket fisik saat di stasiun, cukup pindai QR Code pada gate saat melakukan boarding.

Tiket Whoosh hingga keberangkatan bulan April sendiri sudah bisa dibeli secara online di aplikasi Whoosh, website ticket.kcic.co.id, Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, dan Tiket.com. Penumpang bisa melakukan transaksi secara online hingga 30 menit sebelum jadwal keberangkatan.

Eva menambahkan, dengan menggunakan e-ticket, penumpang juga mendukung pengurangan penggunaan kertas yang juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi generasi mendatang.

“Penggunaan e-ticket juga bermanfaat dalam mengurangi limbah kertas. Dengan semakin banyaknya penumpang yang beralih ke tiket digital, KCIC turut berkontribusi pada pengurangan limbah sekaligus memperkuat peran transportasi publik sebagai pilar mobilitas yang berkelanjutan.” tutup Eva.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di Stasiun atau Contact Center KCIC melalui 150909, WhatsApp chat ke 0815-1032-0909, email ke cs@kcic.co.id, serta Instagram reply dan DM ke @keretacepat_id.

*

Info Lebih Lanjut
Manager Corporate Communication KCIC
Emir Monti
Email: emir.monti@kcic.co.id

**

Tentang KCIC dan Kereta Cepat Whoosh
Kereta Cepat Whoosh adalah kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang beroperasi dengan kecepatan hingga 350 km/jam, melayani rute Jakarta–Bandung dengan empat stasiun utama: Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar Summarecon. KCIC berkomitmen menghadirkan inovasi transportasi yang aman, cepat, dan terintegrasi bagi masyarakat.

Share

Facebook
Twitter
LinkedIn