
06 Agustus 2026 | Terkait hal tersebut, saat ini sedang disolusikan pemerintah melalui pembahasan bersama antara Danantara dengan Kemenkeu. Pada proses yang sedang berjalan saat ini KCIC masih dalam tahap koordinasi dan rapat terkait pemenuhan data serta informasi yang perlu didukung oleh KCIC sesuai arahan dari Danantara dan Kementerian Keuangan.
Dari sisi KCIC, fokus kami tetap memastikan operasional dan pelayanan Whoosh berjalan optimal serta terus meningkatkan kinerja perusahaan melalui peningkatan volume penumpang.
Hingga akhir Juli 2026, Whoosh telah melayani lebih dari 16,9 juta penumpang, mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.
KCIC juga terus berupaya meningkatkan volume penumpang melalui peningkatan kualitas layanan, berbagai inovasi yang memudahkan pelanggan, penguatan konektivitas antarmoda, serta pengembangan bisnis inti maupun non-inti untuk meningkatkan pendapatan dari berbagai sumber.
Perluasan kolaborasi juga dilakukaseperti program Whoosh Value Plus dimana masyarakat yang memiliki tiket Whoosh akan mendapatkan berbagai promo hingga gratis masuk di berbagai destinasi Wisata. Kolaborasi ini juga sekaligus menjadi pendorong ekonomi lokal untuk terus bertumbuh.
Hingga saat ini, Whoosh telah melayani lebih dari 7.000 perjalanan rombongan, lebih dari 48 ribu Frequent Whoosher Card (FWC) telah terjual kepada pelanggan rutin, serta kawasan komersial di seluruh stasiun Whoosh telah didukung oleh 117 tenant dan fasilitas komersial.
KCIC juga terus berkoordinasi dengan kementerian, pemerintah daerah, operator transportasi, dan berbagai instansi terkait untuk meningkatkan aksesibilitas menuju seluruh stasiun Whoosh.
Adapun operasional dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal. Sepanjang Semester I 2026, Whoosh mencatat tingkat ketepatan waktu sebesar 99,4% dengan tingkat kepuasan pelanggan mencapai 95,79%. Seluruh kegiatan operasional maupun pengelolaan perusahaan juga senantiasa dijalankan sesuai ketentuan dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
Salam,
Eva Chairunisa
Corporate Secretary
PT KCIC