Pemasangan Girder Box CY 1 Arah Bandung Rampung, KCIC Terus Kejar Target Operasional di 2022

Jakarta, 28 Mei 2021 | Powerchina Sinohydro Bureau 8 Co.Ltd , salah satu mitra kontraktor PT KCIC dalam proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), hari ini telah merampungkan pemasangan girder box ke arah Bandung yang diproduksi di Casting Yard #1, yang berlokasi di DK 28, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Rampungnya pemasangan girder box dari Casting Yard 1 arah Bandung ini merupakan salah satu milestone penting bagi kelancaran dan percepatan proyek KCJB, yang memiliki total panjang trase 142,3 km, membentang dari Stasiun Halim di Jakarta, Karawang, Padalarang hingga Stasiun Tegalluar di Bandung.

Selain rampungnya pemasangan girder box, progres pencapaian proyek KCJB secara keseluruhan sampai minggu ke dua Mei 2021 telah mencapai angka 73,48%. Dijelaskan oleh Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) Mirza Soraya, progres proyek KCJB yang telah mencapai 73,48% tersebut merupakan gabungan dari seluruh pembangunan proyek. Menurut Mirza, jika dirinci, beberapa pekerjaan pembangunan juga menunjukan progres yang signifikan.

“Di antaranya untuk progres struktur elevated hingga kini telah mencapai 67,24% dengan total panjang 36,27 kilometer” ungkap Mirza.

Box Girder sendiri berfungsi sebagai penyangga beban di atas konstruksi agar bisa diredam dan menghindari persimpangan beban atau gaya yang menjadi faktor penting keamanan perjalanan Kereta Cepat. Ditambahkan Mirza, pemasangan (erection) girder box di Proyek KCJB, seluruhnya menggunakan metode yang memberikan solusi terhadap kecepatan pelaksanaan pekerjaan dan meminimalkan gangguan pada aktivitas lalu lintas di jalan raya. Perpaduan penggunaan Beam Lifting Crane untuk mengangkat girder box ke batang pier, Transporter untuk mengangkut girder box di atas barisan pier menuju titik pemasangan girder box, dan diselesaikan dengan Beam Launcher yang terbesar dalam sejarah konstruksi di Indonesia dan mampu mengangkat beban hingga 900 ton, yang berfungsi untuk meletakkan unit girder box ke titik pemasangan.


Saat ini, dijelaskan Mirza, girder box yang sudah diproduksi sudah sebanyak 1.133 box girder dari 2.510 girder box diperlukan. Sedangkan girder box yang sudah terpasang di sepanjang trase adalah sebanyak 714 girder box. Keseluruhan girder box ini, dipasang di atas pier penyangga yang saat ini sudah terbangun sebanyak 2.679 pier dari rencana 2.870 pier yang akan berdiri.

Dalam hal pembangunan struktur pembangunan terowongan yang menghubungkan trase kereta cepat dari Jakarta ke Bandung, kini sudah mencapai 85%. Dijelaskan Mirza, Dari 13 terowongan yang dibangun, delapan diantaranya sudah seluruhnya tembus yaitu tunnel #1, #3, #5 Walini, #7, GDK99-GDK100, DK 82, #11 dengan total panjang terowongan yang sudah tembus adalah sepanjang 6,4 KM.

Saat ini, Depo Tegalluar yang juga digunakan sebagai fasilitas Track Laying Base telah siap untuk menangani total 11,083 batang rel dengan panjang per batang 50 meter yang akan dipasang sepanjang trase Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Rel sepanjang 50 meter ini kemudian disambung menjadi batang rel sepanjang 500 meter. Rel sepanjang 500 meter inilah yang akan saling tersambung dan mendukung keamanan dan kenyamanan perjalanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung nanti.  

Beberapa capaian penting proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung ini menurut Mirza merupakan bukti kesiapan PT KCIC dalam mencapai target kesiapan operasi (readines to operate), pada akhir tahun 2021 nanti. “Ini juga sesuai dengan pesan dan harapan Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan kerja ke proyek KCJB, pada pertengahan Mei lalu, agar proyek ini bisa selesai tepat waktu dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (*)

* * *

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

Mirza Soraya, Corporate Secretary

email: mirza.soraya@kcic.co.id

Share

Facebook
Twitter
LinkedIn